Fakta Fakta

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tekhnologi

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Islami

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Fakta Unik dan Lucu Perbedaan Laki-laki & Perempuan


1. Rata-rata perempuan tidur lebih lama 1 jam saat malam dari pada laki-laki.
2. Bayi perempuan cenderung lebih cepat berjalan dan berbicara, bayi laki-laki 2 bulan lebih lambat.
3. Lebih banyak kehamilan dan kelahiran dengan komplikasi (gangguan) saat mengandung bayi laki-      laki ketimbang bayi perempuan.
4. Rata-rata berat otak laki-laki lebih berat 1,4 kg daripada berat otak perempuan.
5. Pergantian kelamin lebih banyak dilakukan oleh laki-laki.
6. Perempuan kurang mampu menahan dingin disebabkan permukaan kulit yang lebih besar,                   sehingga lebih suka pada suhu ruang yang lebih hangat.
7. Laki-laki lebih suka bicara langsung sesuai tujuannya, sementara pembicaraan perempuan                   terputus-putus dengan keraguan dan perasaan. Disebabkan serabut penghubung antara belahan otak     kanan ( intuisi ) dan kiri ( logika ) lebih sedikit pada perempuan. Sehingga ekspresi perasaan lebih       mudah terjadi pada perempuan.
8. Perempuan lebih baik indra penciumannya disebabkan tingginya hormon estrogen yang diketahui       sebagai aktivator reseptor penciuman.
9. Perempuan mempunyai 75 % lebih banyak kelenjar keringat/peluh ( yang menghasilkan bau badan      ) daripada laki-laki.
10. Kemampuan indra laki-laki untuk mengecap rasa masam, manis dan masin lebih rendah pada             perempuan.
11. Lebih dari dua kali pada perempuan cenderung homoseksual (menyukai sesama jenis) pada usia          45 tahun daripada laki-laki.
12. Pada saat usia tua perempuan mengalami kerontokan rambut, pada usia yang sama sebagian besar       laki-laki mengalami kebotakan. Kebotakan disebabkan produksi berlebihan dari hormon                      androgen (hormon laki- laki ).
13. Berpapasan dengan perempuan pada jalanan ramai, laki-laki menghadapkan tubuhnya menghadap       perempuan yang dilewatinya. Perempuan cenderung membalikkan badan, sering secara tidak               sadar menempatkan tangan di depan badannya untuk melindungi dada.
14. Kira-kira 48 % laki-laki mendengkur ketika tidur, hanya 22 % pada perempuan.
15. Laki-laki lebih banyak memilih merah, dan perempuan warna biru.
16. Perempuan rata-rata 153 detik berada di toilet, laki-laki 113 detik.
17. Satu berbanding empat, perempuan dibanding laki-laki yang berbicara gagap.
18. Penelitian di Amerika, perempuan menggunakan waktu hampir 2 kali lebih banyak untuk                      berbelanja dibanding laki-laki.
19. Perempuan secara umum yang lebih menentukan corak dan gaya pakaian yang dipakai.
20. Penelitian di England, anak laki-laki lebih mudah dibohongi/diperdaya daripada anak perempuan.       Kalau di Indonesia entahlah…

PERMENKES NOMOR 19 TAHUN 2014

PEMBAGIAN JASA JKN

PEMAHAMAN TENTANG PERMENKES NO 19 TAHUN 2014



PEMAHAMAN TENTANG PERMENKES NO 19 TAHUN 2014
UNTUK DITERAPKAN DI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA (FKTP) MILIK PEMERINTAH ATAU PUSKESMAS
           

  1. Permenkes ini dimaksudkan mengatur pembagian jasa pelayanana kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) milik pemerintah
  2. JKN / BPJS adalah asuransi dan pembayaran ke fasilitas kesehatan tingkat pertama berdasar kapitasi
  3. Pembagian jasa kepada tenaga kesehatan dan non kesehatan diatur supaya adil dan merata
  4. Pembagian jasa pelayanan kepada tenaga kesehatan dan tenaga non kesehatan mempertimbangkan 2 hal :
A. Jenis ketenagaan / jabatan
B. Kehadiran

  1. Tenaga kesehatan / non kesehatan yang bekerja di FKTP milik pemerintah adalah semua tenaga yang bekerja, tidak melihat apakah PNS atau Non PNS, semua dianggap sama . Jadi tenaga PNS, Kontrak, Thl, Bakti dan dll..
  2. Tenaga Kesehatan yang dimaksud adalah sesuai Permenkes seperti Dokter, Perawat, Bidan, Sanitasi, Gizi, Fisioterapi, Radiologi, SKM, dll
  3. Tenaga Non Kesehatan yang dimaksud adalah tenaga yang bukan termasuk di No. 6, termasuk lulusan SMU, SMP, Umum, meskipun mendapat pelatihan 1 tahun mendapat nilai 15
  4. Tenaga Pekarya Kesehatan, Jurim, dll tidak termasuk tenaga kesehatan menurut Pasal 2 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan (“PP 32/1996”)., jadi mendapat nilai 15
  5. Tenaga Non Kesehatan yang setara D3 mendapat nilai 40
  6. Tenaga tersebut tidak melihat pangkat, jabatan, golongan, kecuali merangkap tugas administrasi sebagai Kepala FKTP, TU, Bendahara (tambahan nilai 30)
  7. Pendidikan adalah pendidikan yang dimiliki terakhir, tanpa melihat apakah masuk dalam kepangkatan PNS, yang penting sesuai profesi kesehatan tersebut.
  8. Acuan pendidikan bagi tenaga kesehatan tidak harus pada BKD, tetapi pengakuan dari Kemendikbud dan Profesi ( sebagai contoh, Guru meskipun kerja di swasta, tidak masuk BKD, tetap mendapat sertifikasi dan berhak mendapat tunjangan)
  9. Contoh kasus :
A. Tenaga bidan yang mendapat ijasah D4 Kebidangan, meskipun belum diakui oleh BKD, tetap mendapat nilai 60
B. Tenaga sanitasi, gizi ( D3) yang mengambil SKM, meski  belum diakui BKD, tetapi telah lulus mendapat nilai 60
C. Tenaga perawat yang lulus Skep, mendapat nilai 60
C. Tenaga perawat yang telah lulus Skep. Ners (mendapat profesi ners) mendapat nilai 100

  1. Masalah pendidikan yang ditempuh, tidak terkait dengan tuntutan penyesuain pangkat / golongan bagi PNS ke BKD, jadi hanya berkaitan dengan pembagian jasa di JKN / BPJS
  2. Untuk memaksimalkan fungsi ketenagaan dan sesuai dengan hak dalam pembagian jasa JKN / BPJS, tenaga yang bersangkutan diupayakan mendapat tugas, pekerjaan, fungsi yang sesuai tingkat pendidikan dan kebutuhan.
  3. Masa kerja yang dimaksud adalah masa kerja sejak awal bekerja, bukan masa kerja golongan / pangkat atau profesi
  4. Tujuan pengkajian dan pemahaman ini adalah memberikan hak setiap orang yang bekerja di FKTP milik pemerintah secara adil berdasarkan profesi, pendidikan, pengabdian
  5. Antar tenaga kesehatan yang bekerja agar saling memperhatikan dan memperjuangkan teman yang memang telah bekerja dengan baik dan meningkatkan pendidikan / pengetahuan, apalagi telah mengorbankan tenaga, waktu, biaya.
  6. Manfaat peningkatan pendidikan dan penghargaan itu supaya tenaga kesehatan tersebut mendapat jasa yang pantas, pengakuan dan penghargaan profesi
  7. Dengan penghargaan yang baik, akan memacu semangat kerja dan produktifitas yang bersangkutan
  8. FKTP milik pemerintah juga mendapat manfaat, baik secara langsung maupun tidak langsung, terdapat hasil pendidikan / peningkatan pengetahuan
  9. Pajak Pribadi diberlakukan kepada PNS yang golongan III ke atas dan menjadi tanggung jawab pribadi


Tenaga medis merupakan salah satu jenis tenaga kesehatan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 2 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan (“PP 32/1996”)Selengkapnya bunyi Pasal 2 ayat (1) PP 32/1996 sebagai berikut:
Tenaga kesehatan terdiri dari:
a.    tenaga medis;
b.    tenaga keperawatan;
c.    tenaga kefarmasian;
d.    tenaga kesehatan masyarakat;
e.    tenaga gizi;
f.     tenaga keterapian fisik;
g.    tenaga keteknisian medis.

Sedangkan, definisi tenaga kesehatan itu sendiri adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan (Pasal 1 angka 1 PP 32/1996). Lebih lanjut, dalam PP 32/1996 dikatakan bahwa tenaga medis itu meliputi dokter dan dokter gigi (Pasal 2 ayat [2] PP 32/1996).

Definisi Tenaga Kesehatan Menurut Undang-Undang


Menurut  UU No. 23 Tahun 1992
Dalam UU Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan ditegaskan bahwa tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tuntutan memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan.
Tenaga kesehatan yang diatur dalam Pasal 2 ayat (2) sampai dengan ayat (8) Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan terdiri dari :
  1. Tenaga medis meliputi dokter dan dokter gigi;
  2. Tenaga keperawatan meliputi perawat dan bidan;
  3. Tenaga kefarmasian meliputi apoteker, analis farmasi dan asisten apoteker;
  4. Tenaga kesehatan masyarakat meliputi epidemiolog kesehatan, entomolog kesehatan, mikrobiolog kesehatan, penyuluh kesehatan, administrator kesehatan dan sanitarian;
  5. Tenaga gizi meliputi nutrisionis dan dietisien;
  6. Tenaga keterapian fisik meliputi fisioterapis, okupasiterapis dan terapis wicara;
  7. Tenaga keteknisian medis meliputi radiografer, radioterapis, teknisi gigi, teknisi elektromedis, analis kesehatan, refraksionis optisien, othotik prostetik, teknisi tranfusi dan perekam medis;
Menurut UU Praktik Kedokteran
Dalam UU Praktik Kedokteran yang dimaksud dengan ”Petugas” adalah dokter, dokter gigi atau tenaga kesehatan lain yang memberikan pelayanan langsung kepada pasien.
Menurut  PP No. 32 Tahun 1996
Bila menyimak ketentuan perundang–undangan yang ada (PP No. 32 Tahun 1996), maka yang dimaksud petugas dalam kaitannya dengan tenaga kesehatan adalah dokter, dokter gigi, perawat, bidan, dan keteknisian medis.

AIDS di Aceh kian mengkhawatirkan

PENYEBARAN virus HIV/AIDS di Aceh semakin mengkhawatirkan. Seperti tidak mengenal batasan umur, virus mematikan ini menyasar berbagai lapisan masyarakat dan strata sosial. Mulai anak-anak, remaja, mahasiswa, lelaki dan perempuan dewasa, sampai ibu rumah tangga masuk dalam daftar panjang para penderita.
Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Provinsi Aceh menyebutkan,  sampai September 2014 tercatat ada 297 kasus HIV/AIDS di Aceh, tersebar di 23 kabupaten/kota. Sebanyak 97 penderita di antaranya dilaporkan meninggal dunia.
Hasil analisis data KPA Provinsi juga menunjukkan, ada kencenderungan jumlah penderita dan wilayah sebaran virus HIV/AIDS meningkat 100 persen dari tahun ke tahun. Aceh Utara, misalnya, menempati urutan teratas dari segi jumlah penderita yang mencapai 30 kasus.
“Kasus HIV/AIDS ini ibarat fenomena gunung es. Hanya sebagian kecil yang terdeteksi,” kata staf KPA Provinsi Aceh, Dewi Fachrina kepada Serambi, Kamis 16 Oktober 2014.
Menurut estimasi (perkiraan) Asean Epidemologi Model (AEM) Aceh 2004, jumlah infeksi baru (penderita) HIV/AIDS di Aceh pada 2014 mencapai 2.583 kasus.
Analisa ini menunjukkan grafik penularan HIV/AIDS makin mengkhawatirkan, karena terjadi penambahan drastis penderita setiap tahun. Namun sejauh ini, KPA Provinsi hanya menemukan 297 kasus HIV/AIDS. Pasien yang positif HIV/AIDS ini rutin menjalani pengobatan dengan mengonsumsi obat antiretroviral (ART), untuk memperlambat perkembangan virus. Sementara perkiraan terhadap ribuan penderita infeksi baru (belum terdeteksi), seperti yang dirilis AEM Aceh 2004 masih sulit diungkap karena keterbatasan anggaran dan lumpuhnya operasional beberapa KPA kabupaten/kota. Selain itu, penemuan kasus infeksi baru HIV/AIDSjuga masih terkendala karena penderita enggan memeriksa kesehatan di rumah sakit. Baik untuk tindak lanjut pengobatan maupun antisipasi penyebaran virus.
Dewi mengilustrasikan, penyebaran HIV/AIDS begitu mengerikan jika tidak ada kesadaran mereka yang masuk dalam populasi berisiko terjangkit virus memeriksakan diri ke rumah sakit.
Misalkan seorang lelaki yang positif HIV/AIDS berhubungan seks dengan wanita baik-baik, maka wanita tersebut berisiko tertular. Apabila mereka menikah, maka virus juga berisiko untuk diturunkan kepada anak-anak yang lahir dari ibunya.
“Jadi bayangkan saja kalau ada 297 lelaki dewasa positif HIV/AIDSmenikah dengan 297 wanita baik-baik dan melakukan hubungan seksual, maka akan ada 297 orang baru yang terinfeksi virus. Kemudian setelah mereka punya anak, maka anak-anak itu juga berisiko untuk terjangkit virus dari orang tuanya,” ujar Dewi.
Namun bukan persoalan sepele untuk mengetahui berapa jumlah riil penderita HIV/AIDS di Aceh karena banyak penderita yang enggan memeriksakan diri ke rumah sakit. Malu dan merasa mendapat perlakuan diskriminatif masyarakat merupakan dua alasan paling dominan yang mendorong mereka enggan memeriksakan diri ke rumah sakit. Padahal, kata Dewi, hal yang paling ditakutkan adalah keberadaan para penderita HIV/AIDSyang tidak terdeteksi ini jauh lebih berbahaya dibandingkan mereka yang sudah terdeteksi dan menjalani masa pengobatan.
Penderita positif HIV/AIDS yang tidak tahu dirinya terjangkit virus, akan terus menularkan HIV/AIDS kepada orang lain. Bahkan mungkin kepada pasangan dan keturunannya.
“Mereka menganggap dirinya baik-baik saja, padahal di dalam tubuhnya sudah terjangkit virus. Tapi mereka tidak sadar, dan tidak pula berusaha memeriksa kesehatan ke rumah sakit. Keberadaan mereka yang berisiko ini jauh lebih berbahaya dari mereka yang sudah terdeteksi positif HIV/AIDS. Jumlahnya bisa mencapai ribuan,” jelasnya.
Menurut Dewi, ada beberapa kelompok yang dikategorikan sebagai populasi kunci, atau mereka yang berisiko tertular HIV/AIDS. Misalkan, sopir yang bepergian jauh yang sering ‘jajan’ di sembarang tempat, pekerja seks komersial (PSK), suami yang kerap gonta-ganti pasangan serta pengguna narkoba melalui jarum suntik.
“Mereka  positif HIV masih dapat beraktivitas normal dengan rutin berobat untuk memperlambat perkembangan virus. Tapi bagi mereka yang sudah stadium empat terjangkit AIDS, sudah sulit untuk diobati,” ujarnya.
Menurut Dewi, virus HIV/AIDS baru terlihat menyerang kekebalan tubuh dalam retang waktu lima sampai 10 tahun sejak virus ditularkan. Meskipun demikian, katanya, mereka yang dengan HIV/AIDS perlu mendapat dukungan masyarakat untuk menjalani hidup yang lebih baik, dengan tidak membuat stigma dan perlakuan diskrimintif kepada penderita.
Fenomena penanggulangan HIV/AIDS merupakan program pemerintah yang dituangkan dalam Instruksi Presiden. Wakil Gubernur setiap provinsi menjadi ketua pelaksana KPA Provinsi. Demikian pula dengan Wakil Bupati/Wali Kota menjadi Ketua Pelaksana KPA kabupaten/kota. Namun ironisnya keberadaan KPA sebagai lembaga koordinasi penanggulangan HIV/AIDS di Aceh dalam beberapa tahun terakhir seperti mati suri, bahkan tidak memiliki program konkret. Sementara penyebaran HIV/AIDS dari tahun ke tahun terus meningkat, tidak diimbangi dengan upaya serius pemerintah menanggulangi penyebarannya.
Dewi Fachrina menyebutkan, pada 2014 KPA Provinsi sama sekali tidak mendapat dukungan dana dari Pemerintah. Kondisi ini membuat gerak langkah KPA provinsi pincang.
“Selama ini kita hanya melakukan pertemuan, monitoring dan evaluasi dengan beberapa KPA kabupaten/kota melalui bantuan dana dari Dinas Kesehatan,” ujarnya.
Menurut Dewi, akibat tidak adanya dana ini, membuat KPA terkendala melakukan penelusuran terhadap kasus-kasus infeksi baru HIV/AIDS di Aceh. Bahkan target KPA Provinsi menemukan 477 kasus infeksi baru HIV/AIDS pada 2014, dan mengetahui jelas penderitanya tidak dapat terwujud karena terkendala dana.
“Kita hanya mampu menemukan 297 kasus saja, jauh dari target yang kita perkirakan pada 2014 sebanyak 477 kasus,” ungkap Dewi. Menurutnya, hal ini dinilai suatu kondisi memiriskan.
Sebab, penanggulangan HIV/AIDS di Aceh melibatkan seluruh SKPA baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“KPA hanya memiliki fungsi koordinasi dengan semua lintas sektoral dan melakukan monitoring serta evaluasi. Tapi peran ini sulit dilakukan jika tidak didukung pemerintah,” demikian Dewi.
Sumber : aceh.tribunnews.com

Apa sebenarnya “angin duduk” dan kenapa orang dapat mendadak meninggal karena hal ini?

Di Indonesia tidak jarang kita mendengar istilah “angin duduk” dan sering dianggap  salah satu penyebab orang tiba-tiba meninggal. Gejala yang sering dirasakan oleh orang yang mengalami angin duduk hampir menyerupai masuk angin biasa, yaitu rasa nyeri pada punggung maupun dada, serta keringat dingin, namun kadang disertai sesak napas. 
Ada beberapa kasus, di mana setelah dikerok, gejala tersebut menghilang sehingga penderita sering tak mengacuhkannya. Tetapi ada pula kejadian di mana setelah dikerok, beberapa jam kemudian orang tersebut meninggal.
Apa sebenarnya angin duduk, dan kenapa orang dapat meninggal karena masuk angin? Dengan berkembangnya ilmu kedokteran, kini terungkap bahwa angin duduk merupakan gejala awal dari penyakit jantung, yang juga dikenal sebagai sindroma koroner akut (SKA). Apabila SKA dibiarkan tanpa pengawasan medis, dapat berkembang menjadi penyakit jantung koroner (PJK), yang sering menyebabkan kematian.
Gejala nyeri dada yang dialami penderita angin duduk, dikenal dengan istilah klinis Angina Pectoris, disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah jantung. Penyempitan ini menghambat oksigen maupun nutrisi yang cukup mencapai ke jantung, sehingga pasokan darah tidak seimbang. Kondisi ini dapat mengakibatkan kerusakan otot jantung, dan pada akhirnya menyebabkan kematian.
Obat Paling Tepat
Mengingat bahwa angin duduk tidak serupa dengan masuk angin, sangat jelas kerok bukanlah solusinya. Apabila Anda mulai merasakan gejala angin duduk, seperti disebut di atas, sangat disarankan untuk langsung periksa ke dokter. Jangan ditunda-tunda karena semakin lama dibiarkan, dapat memperparah kerusakan jantung Anda. 
Dokter akan memberi Anda obat, seperti aspirin, anti-koagulen, nitrat atau obat sejenisnya yang berguna untuk mengurangi penyumbatan di arteri darah.
Cara Terhindar
Apabila gejala Angina Pectoris masih ringan, solusi terbaik agar Anda mengembalikan kesehatan jantung adalah dengan mengubah gaya hidup. 
Beberapa hal berikut dapat Anda lakukan:
·    Berhenti merokok.
·    Kurangi berat badan Anda.
·    Apabila Anda penderita diabetes, pastikan Anda mengikuti diet dan rajin berolahraga.
·    Kalau merasa mudah lelah, jangan terlalu memaksa diri.
·    Kurangi porsi makan.
·    Kurangi tingkat stres Anda dan berusaha untuk relaksasi.
·    Ikuti diet dengan serat yang tinggi.
·    Konsultasi dengan dokter mengenai kegiatan olahraga yang tepat untuk Anda.

Nilai Normal Tanda-Tanda Vital (TTV)





Nadi
Bayi                : 120-130 x/mnt
Anak              : 80-90 x/mnt
Dewasa          : 70-80 x/mnt
Lansia            : 60-70 x/mnt

Catatan :
Takikardia (Nadi di atas normal)     : Lebih dari 100 x/mnt
Bradikardia (Nadi dibawah normal) : Kurang dari 60x/mnt


Tekanan Darah

Bayi                            : 70-90/50 mmHg
Anak                          : 80-100/60 mmHg
Remaja                      : 90-110/66 mmHg
Dewasa muda            : 110-125/60-70 mmHg
Dewasa tua                : 130-150/80-90 mmHg

Catatan :
Hipotensi                      : Kurang dari 90/60 mmHg
Normal                         : 90-120/60-80 mmHg
Pre Hipertensi               : 120-140/80-90 mmHg
Hipertensi Stadium 1     : 140-160/90-100 mmHg
Hipertensi Stadium 2     : Lebih dari 160/100 mmHg

Suhu Tubuh

Normal                    : 36,6oC - 37,2 oC
Sub Febris               : 37 oC - 38 oC
Febris                      : 38 oC - 40 oC
Hiperpireksis          : 40 oC - 42 oC
Hipotermi                : Kurang dari 36 oC
Hipertermi              :  Lebih dari 40 oC

Catatan :
Oral       : 0,2 oC – 0,5 oC lebih rendah dari suhu rektal
Axilla      : 0,5 oC lebih rendah dari suhu oral

Pernapasan / Respirasi

Bayi                : 30-40 x/mnt
Anak              : 20-30 x/mnt
Dewasa          : 16-20 x/mnt
Lansia            : 14-16 x/mnt

Catatan :
Dispnea               : Pernapasan yang sulit
Tadipnea             : Pernapasan lebih dari normal ( lebih dari 20 x/menit)
Bradipnea           : Pernapasan kurang dari normal ( kurang dari 20 x/menit)
Apnea                 : Pernapasan terhenti
Ipnea                   : Pernapasan normal

Kecilkan Perut Buncit Hanya dalam 10 Hari? Ini Langkahnya!

Perut buncit terkadang membuat kita tampil tak percaya diri. Pakaian yang dikenakan pun harus dipilih-pilih lagi agar si perut buncit tak nampak terlihat. Biasanya kita akan bekerja dengan sangat keras untuk mengecilkan perut yang buncit dan menghabiskan waktu yang cukup lama hingga berbulan-bulan.
Namun sebenarnya ada cara mudah dan kita hanya membutuhkan waktu 10 hari saja lho. Dilansir Bodlsky, ini dia caranya:
Hari Ke-1 Di hari pertama, kamu harus mengonsumsi banyak air putih. Cara ini bisa membangun level energimu, dan membuat kita tetap sehat dan terhidrasi. Untuk membakar lemak di perut, kamu harus melakukannya dengan berjalan di atas treadmill selama 30 menit sambil menarik nafas dari perut dan melepaskannya secara perlahan.
Hari Ke-2 Hari kedua, makanlah makanan dengan rendah kalori dan jangan berhenti mengonsumsi air untuk tetap membuatmu aktif sepanjang hari. Makanan rendah kalori bisa mencegah perutmu semakin membuncit.
Hari Ke-3 Di hari ketiga, penuhi harimu dengan berbagai jus dan smoothies buah-buahan segar. Cara ini bisa membantu untuk mencegah kelaparan yang berlebih. Tips ini juga harus dilakukan untuk hari-hari selanjutnya.
Hari Ke-4 Hari ke-4, masukkanlah menu mengandung gandum, seperti roti gandum ke dalam daftar asupanmu. Cara ini bisa memberikanmu energi untuk berolahraga selama 1 jam, baik itu jogging maupun berjalan di treadmill
Hari Ke-5 Setelah gandum, cobalah makanan kaya akan serat di hari kelima yang akan membantu memperlancarkan pencernaan dan mencegah sembelit. Eits, dan jangan lupa banyak minum air agar tubuhmu tetap terhidrasi.
Hari Ke-6 Makanlah kacang-kacangan di hari ke-6. Kacang-kacangan mengandung banyak energi, protein, vitamin untuk membuatmu tetap sehat dan bugar, serta bisa mengurangi rasa lapar
Hari Ke-7 Sayuran sesuatu yang wajib masuk daftar menu diet karena bisa mengecilkan perut buncit dengan cepat. Makanlah brokoli dan bayam dalam porsi kecil untuk dijadikan salad agar tetap penuh energi sepanjang hari. Tambahkanlah beberapa buah beri asupan serat.
Hari Ke-8 Masukanlah warna-warni buah-buahan ke dalam menu makananmu di hari ke-8. Buah-buahan kaya akan air yang baik untuk membakar lemak di perut. Eits, jangan lupa olahraga ya!
Hari ke-9 Makanan mengandung susu, seperti keju dan yogurt sangat penting untuk dikonsumsi wanita untuk menghindari osteoporosis. Diet dengan mengonsumsi yogurt, susu, plus olahraga sangat diperlukan untuk membakar lemak di perut selama 10 hari.
Hari Ke-10 Telur sangat tinggi akan protein. Jadi telur sangat diperlukan untukmu yang sedang menjalani program diet. Telur bisa menaikkan energi dan membakar lemak di perut.
Tak hanya kesedar mengonsumsi makanan di atas. Semuanya tentu saja harus kamu barengi dengan kegiatan olahraga, mulai dari olehraga ringan seperti jogging atau berlari di atas treadmill dan lainnya.

RUU Keperawatan Disahkan, Ini Untungnya Jadi Perawat

Jakarta Ketidakjelasan pembahasan RUU Keperawatan yang selama ini menggantungi para perawat akhirnya berbuah manis. RUU Keperawatan secara resmi disahkan DPR pada Kamis 25 September 2014. Dengan begitu, maka ada banyak keuntungan yang bisa diperoleh seorang suster atau perawat. Sebelumnya, data dari Kementerian Kesehatan hingga tahun 2014 mencatat, ada sekitar satu juta perawat di seluruh Indonesia, angka tersebut adalah angka terbesar dari seluruh jenis tenaga kesehatan yang ada. Jumlahnya yang besar ini ternyata tidak dibarengi adanya peraturan yang jelas dalam melindungi hak dan kewajiban perawat.
Sebelum ada RUU Keperawatan, tidak ada yang mengatur masalah Keperawatan secara komprehensif yang dapat memberikan perlindungan dan kepastian hukum baik bagi perawat maupun bagi pasien.
Seperti dikutip dari, Liputan6.com mari kita menelaah keuntungan para perawat dari isi RUU Keperawatan sebagai berikut :

1. Latar belakang perawat jadi lebih jelas dan terstruktur

Dalam RUU Keperawatan diatur mengenai pendidikan perawat, semisal perawat terdiri dari perawat vokasional dan perawat profesional.
Perawat vokasional adalah seseorang yang telah lulus pendidikan Diploma III Keperawatan dan Sekolah Perawat Kesehatan yang terakreditasi dan diakui oleh pejabat yang berwenang. Sedangkan Perawat profesional adalah seseorang yang lulus dari pendidikan tinggi keperawatan dan terakreditasi, terdiri dari ners generalis, ners spesialis dan ners konsultan.

2. Kepastian dan perlindungan hukum untuk perawat

Pada pasal 3 disebutkan, RUU Keperawatan bertujuan untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada penerima dan pemberi jasa pelayanan keperawatan. Termasuk dalam memberikan tindakan keperawatan langsung, pendidikan, nasehat, konseling, dalam rangka penyelesaian masalah kesehatan.

3. Pembentukan Konsil Keperawatan

Seperti dokter yang memiliki Konsil Kedokteran, dengan adanya RUU Keperawatan ini, perawat memiliki Badan pengatur dan pengawas dalam menjalankan tugas keperawatannya.
Seperti dijelaskan dalam pasal 9, tugas Konsil Keperawatan termasuk menyetujui dan menolak permohonan registrasi perawat, mengesahkan standar kompetensi perawat yang dibuat oleh organisasi profesi
keperawatan dan asosiasi institusi pendidikan keperawatan, menetapkan ada tidaknya kesalahan yang dilakukan perawat, menetapkan sanksi terhadap kesalahan praktik yang dilakukan perawat dan menetapkan penyelenggaraan program pendidikan keperawatan. Setiap perawat yang akan melakukan praktik keperawatan di Indonesia juga harus memiliki Surat Tanda Registrasi Perawat (STRP).

5. Kejelasan Praktik

Dalam RUU Keperawatan, setiap perawat juga diijinkan melakukan praktik keperawatan mandiri di Indonesia dengan syarat yang ditentukan oleh Konsil Keperawatan.

6. Kejelasan hukum bagi perawat asing

Tak hanya mengatur perawat dalam negeri, RUU Keperawatan ini juga mengatur perawat asing yang akan melaksanakan praktik keperawatan.

7. Kejelasan layanan pada pasien

Tak hanya memberikan kejelasan hukum, para perawat Indonesia juga dengan jelas memiliki hak dan kewajiban layanan terhadap pasien seperti tertulis dalam pasal 43 dan 44.

Ini yang terjadi pada telinga saat mendengar musik keras!

Telinga adalah salah satu organ tubuh dan panca indera penting yang kita miliki. Meski begitu, tak jarang orang mengabaikan kesehatannya. Misalkan dengan mendengarkan musik yang terlalu keras dan bisa merusak pendengaran.

Kebiasaan mendengarkan musik terlalu keras bisa mengubah dunia Anda yang awalnya ramai menjadi sepi dan tak bersuara ketika musik itu merusak telinga dan mengambil kemampuan pendengaran Anda. Tak percaya? Seorang profesor dari Harvard Medical School, M. Charles Liberman, Ph.D menjelaskan beberapa tahapan saat musik keras mulai merusak pendengaran Anda, seperti dilansir oleh Men's Health (15/08) berikut ini.

1. Telinga menerima vibrasi yang terlalu keras
Beberapa mikrodetik setelah musik mulai, telinga bagian luar kita akan menambah gelombang suara dan menyalurkannya melalui kanal pendengaran ke gendang telinga, yaitu membran tipis berbentuk seperti kerucut yang ada di dalam telinga. Gelombang suara itu kemudian akan menggetarkan gendang telinga. Semakin kencang suara yang diterima, semakin hebat juga getaran gendang telinga.

2. Benturan gelombang suara
Gendang suara yang bergetar kemudian akan menekan tulang kecil pada telinga bagian tengah yang dinamakan ossicles. Ketika tulang ini bergerak-gerak tak beraturan karena suara dan getaran yang sangat keras, getaran tersebut akan menyebabkan gelombang pada cairan dalam koklea dalam. Jika suara yang diterima sangat keras, gelombang dalam koklea tersebut akan sangat liar.

3. Getaran menuju otak
Gelombang yang liar di dalam koklea akan menyebabkan gerakan pada rambut-rambut halus di dalamnya. Gerakan ini diubah menjadi energi listrik yang memicu pelepasan zat kimia yang sampai pada jaringan saraf. Jaringan saraf kemudian memproduksi lonjakan listrik dan membawanya ke bagian otak yang bertugas menangkap sinyal suara.

4. Sinyal turun
Rentetan zat kimia yang kelebihan beban akibat suara keras akan mempengaruhi jaringan saraf di dekat mereka. Ini berarti beberapa sel rambut halus yang berfungsi normal tak akan bisa mengirimkan sinyal suara tersebut. Sementara sel rambut halus yang bekerja terlalu keras karena suara kencang lainnya akan kelelahan dan mati. Proses ini bisa berlangsung cepat atau lambat tergantung dari seberapa lama Anda memiliki kebiasaan mendengarkan musik keras.

5. Bunyi berdenging
Ini adalah hal yang lucu tentang otak. Jika mereka tak menerima sinyal yang seharusnya diterima dari jaringan saraf, mereka akan mencoba mengubah volume dengan memproduksi sinyal saraf abnormal. Biasanya ini terdengar seperti bunyi berdenging pada telinga. Ketika Anda memiliki kebiasaan mendengarkan musik kencang dalam waktu lama, kemudian mulai sering mendengarkan bunyi berdenging, itu adalah suara indera pendengaran Anda yang mulai sekarat.

Itulah yang terjadi ketika telinga menerima musik yang terlalu keras. Rentetan hal di atas bisa jadi tak menimbulkan efek jika terjadi satu atau dua kali. Namun jika itu terus berlangsung setiap hari selama berbulan-bulan, bahkan tahun karena kebiasaan Anda mendengarkan musik yang terlalu kencang, kemungkinan Anda akan kehilangan kemampuan pendengaran.

Telinga kemasukan air? Atasi dengan 5 cara ini!

Ketika sedang mandi atau berenang, air bisa masuk ke dalam telinga tanpa sengaja. Meski kemasukan air bukan kondisi yang serius, namun rasanya bisa sangat tak nyaman. Tak jarang juga telinga terasa sakit atau pendengaran menjadi berkurang karena kemasukan air.

Ketika kemasukan air, telinga juga bisa terasa gatal akibat air yang terjebak dalam kanal telinga. Untuk meredakan sensasi ini, Anda harus berusaha untuk mengeluarkan air dari telinga atau mengeringkan air di dalam telinga. Berikut adalah beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengeluarkan air dari dalam telinga, seperti dilansir oleh Merdeka (22/09).

Cara #1
Cara pertama yang bisa digunakan untuk mengeluarkan air dari telinga adalah dengan memiringkan kepala hingga sejajar dengan lantai. Selanjutnya, letakkan telapak tangan ke bagian telinga yang kemasukan air. Tekankan telapak tangan dengan lembut ke lubang telinga yang kemasukan air, kemudian lepas dengan cepat. Ini akan membuat tangan berubah menjadi vakum sementara yang membantu mengisap air keluar. Setelah air keluar sedikit demi sedikit, Anda bisa menggunakan korek kuping untuk membersihkan telinga.

Cara #2
Tutup mulut dan pegang hidung dengan tangan. Kemudian ambil napas panjang dan keluarkan udara melalui lubang hidung. Ini akan mengatur tekanan udara dan membuat saluran eustachian, sehingga mengurangi rasa tak nyaman pada telinga yang kemasukan air.

Cara #3
Anda juga bisa menggunakan pengering rambut (blow dryer) untuk mengeringkan air dalam telinga. Pegang pengering rambut sekitar 25 cm di depan telinga, atur panas paling rendah dan kecepatan angin yang rendah. Setelah itu nyalakan dan biarkan anginnya masuk ke telinga, biarkan selama beberapa detik. Ulangi sesuai kebutuhan.

Cara #4
Sediakan seperempat cangkir garam dan panaskan dalam microwave. Setelahnya, letakkan dalam kain katun dan ikat dengan kencang. Letakkan kain tersebut di dekat lubang telinga dan biarkan selama beberapa menit agar garam menyerap air di dalam telinga.

Cara #5
Hancurkan beberapa siung bawang putih dan ambil saripati di dalamnya. Ambil sekitar dua sampai tiga tetes sari bawang putih, kemudian masukkan dalam telinga yang kemasukan air. Tunggu selama beberapa menit, kemudian keringkan telinga menggunakan pengering rambut seperti cara nomor tiga. Ini akan mengeringkan air dalam telinga sekaligus menghilangkan rasa sakit akibat kemasukan air.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi masalah ketika telinga kemasukan air. Jika cara di atas tidak berhasil dan telinga masih terasa tak nyaman atau sakit, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Jangan bersihkan telinga pakai cotton bud!

Kebanyakan orang menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga mereka. Sejak lama kita memang sudah terbiasa memasukkan cotton bud ke dalam telinga, kemudian mengorek-orek bagian dalam untuk mengeluarkan kotoran telinga. Hingga sekarang masih banyak orang yang percaya bahwa ini adalah kebiasaan yang menyehatkan. Padahal justru sebaliknya.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa sebaiknya Anda tidak menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga, seperti dilansir oleh Merdeka (22/09).

1. Telinga bisa membersihkan diri sendiri
Tak seperti kebanyakan bagian tubuh, telinga sebenarnya tak butuh terlalu sering dibersihkan. Telinga bisa membersihkan diri sendiri. Hindari memasukkan benda-benda kecil ke dalam telinga, meski itu dilakukan untuk membersihkannya. Banyak orang yang tidak menggunakan cotton bud, tapi juga banyak benda kecil untuk membersihkan telinga mereka. Semua benda itu bisa merusak telinga.

2. Kotoran telinga sebenarnya menyehatkan
Ketika mengorek telinga menggunakan cotton bud, orang akan merasa senang ketika mendapatkan banyak kotoran telinga yang menempel di sana. Ini karena mereka menganggap bahwa kotoran telinga adalah hal kotor yang harus dikeluarkan dari telinga. Padahal kotoran telinga merupakan minyak yang melapisi telinga bagian dalam dan melindunginya. Kotoran telinga mengandung zat anti bakteri yang mencegah telinga dalam terkena infeksi dan air bisa keluar dengan lebih mudah.

Kotoran telinga diproduksi bagian dalam telinga dan berguna untuk membawa keluar sel kulit mati serta kuman. Terlalu sering membersihkan kotoran telinga akan membuat bagian telinga terasa kering dan kasar. Telinga Anda juga tak terlindungi dari bakteri yang masuk ke dalamnya.

3. Cotton bud bisa merusak telinga
Setiap kali memasukkan cotton bud ke dalam telinga, Anda tak hanya memasukkan bakteri baru ke dalamnya, tetapi juga mendorong kotoran telinga masuk ke telinga bagian dalam. Bukannya membiarkan kotoran telinga keluar dengan sendirinya, Anda justru mendorongnya masuk ke dalam dan membuat kuman serta bakteri yang ada di dalamnya ikut masuk. Selain itu, jika cotton bud masuk terlalu dalam hingga menyentuh gendang telinga, ini bisa menyebabkan kerusakan. Gendang telinga adalah bagan yang sangat rapuh sehingga cotton bud bisa menggesek dan menyebabkan kerusakan pada gendang telinga.

Itulah beberapa alasan untuk tidak menggunakan cotton bud dalam membersihkan telinga. Telinga Anda akan mengeluarkan kotoran telinga dengan sendirinya. Cotton bud bukannya mengeluarkan kotoran telinga, tetapi justru mendorongnya ke dalam.

5 Cara Cepat dan Nikmat Bakar Lemak

Membakar lemak seringkali menyita banyak waktu dan tenaga. Berikut lima cara cepat dan nikmat membakar lemak yang bisa Anda jalankan seperti dikutip dari liputan6.com Sabtu (20/9/2014) :
  1. Campur jus kesukaan Anda dengan sparkling water atau air soda. Untuk cara pertama ini, Anda bisa mengurangi 85 kalori pergelas dan mengurangi bobot tubuh lebih dari setengah kilogram per tahun.
  2. Terus berjalan. Jika Anda sedang menelepon ataupun berbicara, lakukanlah sambil berjalan. Jalan kaki dapat membakar kalori cukup banyak dari tubuh Anda.
  3. Perhatikan kemasan. Sebelum makan, perhatikan kadar gizi suatu makanan. Sebuah cemilan manis bisa saja terlihat aman untuk disantap tapi memiliki kalori yang sangat tinggi.
  4. Minumlah teh hijau sebelum beraktivitas. Komposisi teh hijau mengandung polipenol yang baik sebagai pembakar kalori. Yang harus diingat, tip ini tidak berlaku jika Anda memiliki tekanan darah tinggi.
  5. Bawa bekal untuk makan siang. Berwisata kuliner memang mengasyikan. Hanya saja, terlalu banyak makan di luar membuat kita lupa menghitung kalori yang masuk. Dengan membawa bekal sendiri, kita lebih bisa mengatur apa saja yang masuk dalam tubuh kita.

Demi Cantik, Mereka Rela Rusak Organ Sampai Makan Cacing

Cantik itu menyakitkan. Mungkin semua orang sudah sangat paham sekali dengan ungkapan ini. Bahkan beberapa wanita memang sudah sadar agar terlihat menawan dan cantik, mereka harus rela melewati serangkaian metode yang menyakitkan. Tanyakan saja kepada teman perempuanmu atau kamu sendiri para wanita. Mereka rela menghabiskan waktu di salon untuk menjalani facial, waxing, pembersihan komedo atau jerawat dengan bahan dan alat yang terkadang cukup menyakitkan.
Namun rupanya metode kecantikan yang mengerikan itu tidak hanya terjadi pada masa kini. Jauh sebelum era modern dimulai, wanita sepertinya sudah terbiasa untuk menyakiti dirinya sendiri. Dilansir Infobarrel, seperti inilah hal-hal gila yang dilakukan wanita demi jadi cantik.

1. Korset Rusak Organ


Pernah menonton film yang menceritakan mengenai kehidupan jaman Victoria atau di masa lalu? Kalau kamu sering menontonnya, mungkin kostum seorang wanita yang memakai korset adalah salah satu item yang cukup sering kamu lihat. Yap, pada masa 1890-an, seorang wanita yang dianggap cantik dan seksi adalah mereka yang memiliki tubuh bak jam pasir. Dengan badan sedikit berisi, dada penuh dan pinggul besar sebagai standar kecantikan, maka korset menjadi benda wajib.

Namun jangan samakan korset jaman sekarang dengan dulu. Untuk mendapat tubuh jam pasir, diciptakan korset magnet. Korset itu bisa mengikat tubuh wanita dengan super ketat sehingga berpotensi merusak tulang iga, paru-paru bermasalah, mengganggu pernafasan dan organ pencernaan yang berubah bentuk. Sungguh menyeramkan.
Korset Rusak Organ

2. Bedak Timah


Abad ke-17 adalah masa yang cukup sulit. Di mana orang-orang saat itu dihadapkan pada masalah kebersihan karena saat itu mereka percaya jika mandi bisa menghilangkan lapisan pelindung dari kulit dan membuat kuman mudah masuk ke tubuh mereka. Hal itu membuat para wanita bangsawan cukup jarang mandi. Namun mereka enggan terlihat seperti para buruh atau budak yang berkulit hitam sehingga menggunakan sebuah bedak dan make up berbahaya.

Mereka menggunakan bedak tabur berwarna putih yang terbuat dari...timah. Namun tahukah kamu kalau penggunaan timah berlebihan dan dipakai setiap hari langsung ke tubuh bisa membuat pengelupasan kulit, ketergantungan sampai dengan kelumpuhan. Bahkan timah bisa membuat kulit wajah mereka menjadi hijau kehitaman.
Bedak Timah

3. Kaki Mungil China


Orang-orang China, terutama para wanita yang hidup pada masa Dinasti Qing percaya jika kaki yang kecil dan mungil adalah penggambaran kecantikan yang abadi. Semakin mungil kaki seorang perempuan, maka dia akan dianggap cantik. Sehingga muncullah metode kecantikan di mana kaki dibebat. Semenjak usia 9 tahun, anak-anak perempuan harus rela kaki mereka dibebat sebelum tulang kaki mereka tumbuh sempurna di usia 14 tahun.

Tujuan dari pembebatan kaki ini adalah demi menciptakan ukuran kaki ideal kecantikan masa itu yang hanya sekitar 7,6 cm. Bahkan demi mendapatkan kaki seperti itu, tak jarang ibu jari harus relai dipotong. Bertahun-tahun menjalani metode ini dan memakai sepatu ukuran mungil, maka kaki-kaki mereka akan berbentuk tidak normal dan rentan infeksi karena sisa kuku jari yang tumbuh ke dalam.

Kaki Mungil China

4. Tetes Mata Beracun


Di Italia terutama saat masa abad pertengahan, memiliki pupil mata yang lebar dan berkilauan adalah hal yang wajib bagi wanita karena dianggap cantik. Sehingga banyak wanita yang mendambakan mata dengan pupil super besar dan selalu tampak berkilau sehingga seperti pandangan mata anjing yang bersedih. Namun untuk memperoleh mata yang tampak cantik berkaca-kaca itu, mereka harus memakai kosmetik berbahaya.

Ekstrak Belladona namanya yang mampu membuat pupil seseorang membesar. Belladona memang membuat pupil melebar, tetapi sangat beracun jika tertelan. Penggunaan Belladona dalam jangka panjang bisa membuat seorang wanita buta. Sungguh, sejauh itukah untuk tampil cantik?

Tetes Mata Beracun

5. Makan Cacing Pita


Tubuh langsing memang sudah menjadi standar agar seorang wanita tampil cantik. Jika masa kini kamu hanya tinggal diet demi mencapai tubuh ideal maka beruntunglah. Karena perempuan di abad ke-19 harus melakukan sebuah hal mengerikan. Pada masa itu, wanita dianggap menarik jika tubuhnya ramping dan memiliki lekuk tubuh. Mereka yang gemuk dan tidak tahu diet akhirnya memutuskan mengonsumsi cacing pita.

Apa yang kamu baca itu benar. Metode ini memang bisa menurunkan badan tetapi sangat berbahaya apalagi cacing pita adalah parasit perusak hati. Cacing-cacing pita ini dimakan telurnya dalam bentuk pil yang kemudian menetas di usus. Nantinya cacing bakal tumbuh besar dan memakan seluruh nutrisi inangnya yang membuat wanita pemilik cacing pita kekurangan gizi dan jadi kurus. Sebanyak apapun seorang wanita makan, maka si cacing pita akan bergerak di sepanjang ususmu dan memakannya sampai kamu kurus langsing tak bergizi. Mau?

Makan Cacing Pita


6. Make Up Nuklir


Semenjak era 1930-1950, nuklir adalah salah hal yang dikagumi. Banyak negara menang perang karena nuklir dan rupanya memunculkan ide kosmetik wajah wanita dari nuklit. Benar, pada saat itu, Thorium Klorida dan Radium Bromide yang berasal dari nuklit dicampurkan ke dalam make up demi membuat perempuan semakin cantik.

Namun mereka tidak tahu jika bahan radioaktif itu bisa memicu yang namanya kanker. Memang sih make up berbahan dasar radioaktif nuklir ini mampu membuat wajah kencang, menghilangkan lemak dan jerawat, tetapi dengan efek kematian dini karena kanker, wajah membusuk sampai menyala saat gelap.

Make Up Nuklir


7. Pembersih Dapur Untuk Miss V


Perempuan memang tidak hanya peduli dengan kecantikan yang terlihat dari luar, tetapi juga mengenai organ intim mereka. Terutama bagian yang sudah bersuami, menjaga area pribadi untuk tetap bersih dan wangi membuat pria mereka tidak akan pergi. Namun sekali lagi, jaman dulu tidak semaju saat ini dan untuk menjaga kebersihan Miss V alias organ kelamin para wanita menggunakan cairan desinfektan.

Benar, desinfektan pada jaman saat ini digunakan untuk membersihkan dapur dari kuman dan bakteri. Namun perempuan jaman dulu menggunakannya agar menghilangkan bau dan gatal di organ kelamin. Sehingga tentu saja penggunaannya bisa menimbulkan masalah serius pada Miss V.

Pembersih Dapur Untuk Miss V

8. Luka Hilang Pakai Amplas


Bekas luka adalah hal yang begitu mengganggu kulit seorang wanita. Karena itu semenjak masa Mesir kuno, perempuan sudah menggunakan alat demi menghilangkan bekas luka yakni amplas. Ya, luka yang ada di tubuh akan digosok-gosok oleh amplas hingga tampak halus. Metode gila ini mampu bertahan sebelum akhirnya hilang sendiri.

Namun pada tahun 1890-an, seorang dokter di Jerman punya ide lebih gila lagi. Di mana dia berkata bahwa pisau yang berputar dengan kecepatan tinggi mampu menghilangkan bekas luka. Memang sih, bekas luka akan hilang karena pisau cepat itu mengikis lapisan luka, tetapi malah menghasilkan luka lain. Sama aja dong...

Luka Hilang Pakai Amplas

Sumber :
(kapanlagi.com)









CANTIK DENGAN GARAM, PENASARAN ??

Tak banyak yang mengetahui, jika garam ternyata dapat bermanfaat untuk kecantikan wanita. Kandungan mineral di dalamnya seperti magnesium, potassium dan calcium dapat membuat kulit lebih sehat, lembut dan melawan penuaan dini. Apalagi jika dikombinasikan dengan bahan-bahan lain, maka manfaat garam semakin bertambah untuk tubuh Anda. Apa sajakah itu? Berikut ulasan yang dilansir dari Health Me Up  :

Bunga Lavender, Minyak Almond dan Garam
Campurkan garam dengan minyak almond dan lima lembar kelopak bunga lavender. Usapkan pada seluruh bagian tubuh Anda hingga merata dan bilaslah dengan air hangat. 

Jus Lemon dan Garam

Campurkan satu sendok garam dan jus lemon. Usapkan pada wajah dan tubuh Anda. Garam dapat mengangkat sel-sel kulit mati pada tubuh sementara lemon dapat membuat kulit lebih lembut dan bersinar.


Telur, Lemon, dan Garam

Campurkan satu butir telur dengan dua sendok garam dan satu sendok kecil lemon. Usapkan disetiap sudut wajah Anda. Lakukan secara berkala agar wajah menjadi lebih segar dan bersinar.

G Spot Titik Kepuasan Wanita

Kadang kala kelemahan seorang pria dalam memandang hubungan seksual adalah bahwa wanita akan tertarik jika Mr. P. si pria besar dan panjang.
Padahal kepuasan wanita tidak ditentukan oleh hal tersebut.
Bukan ukuran yang menjadi penentu puas tidaknya wanita, malahan jika dibandingkan malah lebih penting durasi daripada ukuran.
Walau demikian malahan hal yang terpenting yang harus disadari dan diketahui oleh pria maupun wanita adalah pada wanita ada titik yang disebut G Spot yang merupakan titik kepuasan wanita.
Titik tersebut merupakan pusat rangsangan tertinggi wanita sehingga jika melakukan hubungan maka urusan ukuran tidak menjadi patokan.
Jika titik ini dapat tersentuh secara simultan maka kemungkinan wanita akan mencapai orgasmenya diantara 5 - 10 menit dan bisa berulang ulang.
Keegoisan pria dalam berhubungan juga sering menghambat pasangannya untuk menikmati secara bersama puncak kepuasan seksual tersebut karena kebanyakan pria mencari kepuasannya sendiri, padahal kalau durasi hubungan 5 - 10 menit bisa dipertahankan dengan menyentuh titik G Spot tersebut hampir dapat dipastikan hubungan itu akan menjadi sangat berkualitas.
Posisi seks yang paling pas untuk dapat menyentuh titik ini adalah dengan posisi yang disebut “doggy style”.
Semoga ketidakpuasan diranjang tidak lagi menjadi alasan perselingkuhan atau adanya pasangan lain.
Salam persahabatan.